Showing posts with label TPA. Show all posts
Showing posts with label TPA. Show all posts

Friday

Wakil Walikota Resmikan TPA

LANGSA - Wakil Wali Kota Langsa, Drs Marzuki Hamid MM, Rabu (18/2) malam meresmikan Tempat Pengajian Alquran (TPA) Az-Zaidan, Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro.

Pada kesempatan itu Marzuki Hamid juga memberikan bantuan kipas angin dan kain sarung bagi guru TPA tersebut. Wakil Wali Kota, dalam arahannya meminta warga mempergunakan TPA itu untuk mencerdaskan anak-anak dalam belajar ilmu agama lslam.

Katanya, jika ke depan TPA Az-Zaidan ini muridnya bertambah dari 70 yang ada sekarang, dan fasilitas bangunan TPA tidak bisa lagi menampung, agar segera memberitahukannya kepada Baitul Mal. Jika Baitul Mal tidak memiliki anggaran lagi untuk pembangunannya, maka Pemko Langsa siap membantunya.


Menurut Mazuki Hamid, keberadaan TPA ini sangat penting untuk mengembangkan ilmu agama Islam bagi generasi, sehingga wajib mendapat dukungan dalam proses pendidikannya. Karena dengan adanya kegiatan mengaji di gampong, paling tidak dapat menghindari pengaruh buruk bagi anak-anak kita.

Pengolalan TPA Sampah Pasi Raja Buruk

TAPAKTUAN – Institute Social Development of Strategy (Insosdes) meminta Pemkab Aceh Selatan rnemperhatikan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Gampong Pasie Rasian, Kecamatan Pasie Raja. "Pengelolaan TPA tersebut sangat buruk dan mengancam kesehatan masyarakat sekitar," kata Direktur Insosdes, Irwandi M Pantee, Katnis (12/2).

Ia menyebutkan, selain tidak tersedianya pagar pembatas dengan lahan milik warga, bangunan di komplek TPA tersebut juga terlihat rusak parah. "Di lokasi TPA bisa dipastikan tidak ada petugas yang mengawasi, sehingga petugas pengangkut sampah bisa sesuka hati menumpahkan sampah dari truk secara sembarangan. TPA ini mestinya dikelola dengan baik, sehingga masyarakat sekitar terbebas dari ancaman penyakit," pungkasnya.


Kepala Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Aceh Selatan, Mirjas SSi membenarkan kondisi tersebut. Dia mengaku tidak terkelolanya dengan baik TPA tersebut karena minimnya anggaran. Yang menjadi kendala selama ini, belum tersedianya anggaran untuk program tersebut. Karenanya kami juga sangat berharap dukungan dana; sehingga sampah yang ada di TPA tersebut bisa dikelola dengan baik, " kata Mirjas.