Showing posts with label Demo. Show all posts
Showing posts with label Demo. Show all posts

Friday

Sopir Truk Demo Pungli

KUTA CANE - Puluhan sopir yang tergabung dalam persatuan mobil barang (Mobar) Aceh Tenggara (Agara), Senin (16/2) melakukan protes pungli ke gedung dewan di Kutacane. Mereka menuntut pihak terkait menghentikan aksi pungutan liar yang terus marak di sepanjang jalan di Agara.

Para sopir disambut Ketua DPRK Agara, Irwandi Desky SP. Ketua Komisi C Gabe Martua Tambunan dan anggotanya, Hasanusi, Pelix Subrianto, Kamerun. Koordinator Sopir Mobar, Mansyah, mengatakan pihaknya mengeluhkan maraknya pungli di Agara terhadap mobil angkutan.

Menurut Mansyah, kutipan itu dilakukan terhadap mobar dari Ketambe yang dikutip oleh petugas DLLAJ Dishub Rp 2000, pos DLLAJ Bambel Rp 2.000, timbangan Kampung Bakti Rp 50.000/mobil. Kemudian di perbatasan Agara - Tanah Karo persisnya di terrninal Lawe Pakam, retribusi untuk mobil jenis coldiesel Rp 40.000/ mobil, truk fuso Rp 90.000, LLAJ di Lawe Pakam untuk coldisel Rp 25.000, fuso Rp 35.0O0 dan oknum aparat keamalan Rp 17.000. Mereka juga mengeluhkan pengurusan izin usaha angkutan coldisel Rp 600.000/tahun.

Menurutnya, jika kutipan itu ada qanunnya tidak dipermasalahkan, tetapi jika tidak ada, maka harus ditertibkan. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRK Agara; Irwandi Desky. mengatakan, para sopir angkutan membawa barang jenis coldiesel 4 ton, tetapi tonasenya tetap lebih.

Dia mengaku sudah menugas Ketua Kornisi C untuk memeriksa di lapangan. Sementara, Kabid Darat Dishub Agara, Samsul Bahri, mengatakan, masalah kutipan tidak bisa diputuskan, tetapi akan disampaikan kepada pimpinarnya.


Padahal kutipan di Timbangan Kampung Bakti, dia menyatakan tidak sampai Rp 50.000, tetapi antara Rp 5.000 sampai Rp 20.000, sesuai ketentuan Dishub Aceh" Untuk izin mobar, sebutnya, hanya Rp 150.000 dan dapat di urus langsung; bukan melalui calo.

Sunday

Ratusan Sopir Mopen L-300 Demo di Depan Mapolsek Syiah Kuala

BANDA ACEH – Ratusan sopir mobil penumpang (mopen) L-300 berdemo di depan Mapolsek Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (7 /2) pagi hingga siang. Pendemo merninta polisi melepaskan enam sopir mopen L-300 jurusan barat-selatan Aceh yang ditahan di mapolsek itu.

Para sopir itu juga meminta polisi menertibkan mobil pribadi yang selama ini mengangkut penumpang umum di lintasan barat -selatan itu. Amatan Aceh-gayo.blogspot.com kemarin, para sopir memarkirkan ratusan unit mobil L-300 di depan mapolsek tersebut.

Ketua DPC Organda Kota Banda Aceh, Azhari Usman mengatakan, demo itu dilakukan karena Polsek Syiah Kuala menahan enam sopir L-300 trayek barat-selatan sejak Sabtu(7/2) dini hari. Menurut Azhari, keenam sopir itu ditahan dengan diambil KTP-nya, karena terlibat keributan antara sopir mobil rental Kijang Innova plat hitam BL 800 EM di kawasan Simpang Mesra, Banda Aceh, Jurnat (6/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Ekses dari keributan itu katanya, enam sopir mopen L-300 ditahan. "Enam orang sopir mopen L-300 ditahan KTP-nya, sehingga mereka terpaksa bertahan beberapa jam di mapolsek." kata Azhari.

Azhari didampingi sopir L- 300 M Jamal menceritakan, pada Jumat (6/2) pagi, M Hamid yang merupakan sopir L-300 di CV Monika Tour bersama tiga penumpang sedang meluncur dari Meulaboh menuju Banda Aceh. Di kawasan Aceh Jaya, katanya, Kijang Innova tersebut menyalip mopen yang dikemudikan Hamid, sehingga mobil yang dikemudikan M Hamid oleng. Hamid pun membalas aksi sopir Kijang Innova itu. Aksi saling salip itu terus terjadi hingga tiba di Terminal Calang. Setelah kedua mobil itu berhenti, kata Jamal, mereka turun dan terjadi keributan dan saling ancam antar Hamid dan sopir Kijang Innova.


Paska keributan itu, kata Azhari, kedua mobil itu melanjutkan perjalan dan tiba di Banda Aceh sekitar pukul 23.00 WIB. Lalu, beberapa sopir L-300 mencari keberadaan Kijang Innova tersebut, dan mereka bertemu di Simpang Mesra. Saat itu terjadi lagi keributan antara Hamid dan sopir kijang sementara teman dari sopir kijang melapor ke Polsek Syiah Kuala. "Setelah itu,.ke enam sopir L-300 disita KTP-nya," kata Azhari. Petugas Polsek Syiah Kuala, siang kemarin Akhirnya melepas enam Sopir L-300 akhirnya dan mengembalikan KTP-nya sekitar pukul 13.00 WIB, setelah berdamai dengan dua sopir Kijang Innova BL 800 EM.