Sunday

Sebanyak 428 Pelamar RSUD-YA Lulus Tes

TAPAKTUAN - Sebanyak 428 orang dari 1.268 pelamar Pegawai Tidak Tetap (PTT) Rumah Sakit Umum Daerah dr Yulidin Awai (RSUD-YA) Tapaktuan, dinyatakan lulus kemampuan akademik. Mereka yang lulus tersebut.

Sabtu (14/3) kemarin kembali dites kemampuan/ kompetensi, oleh tim penguji yang terdiri dari sejumlah dokter RSUD-YA Tapaktuan. Ketua Panitia Rekrutmen dan seleksi PTT RSUD-YA, Teuku Muzhar SE MM menjelaskan, formasi yang dibuka untuk tenaga PTT RSUD-YA tahun 2015 ini, berjumlah 29 formasi dengan jumlah kebutuhan tenaga PTT sebanyak 209 orang.

"Dari peserta yang ikut sebanyak 1.268 pelamar, yang dinyatakan lulus tes akademik sebanyak 428 orang. Mereka kemudian dites kemampuan/skill, dan yang lulus nantinya akan mengikuti tes psikologi. Pelamar baru dinyatakan berhak menjadi PTT di RSUD-YA" jika lulus dalam tiga pengujian tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, penilaian atas tes kemampuan dikeluarkan oleh para dokter ahli rumah sakit tersebut. Sedangkan untuk psikotes; akan dinilai tim dari lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Unsyiah. 

Seniman Perkenalkan "Kotak Bercerita"

MEULABOH – Sekitar 100 peminat seni di Aceh Barat, Sabtu (14/3) mengikuti rapat kerja daerah (rakerda) menggunakan metode “Kotak Bercerita” guna mengurangi risiko bencana. Kegiatan ini berlangsung di gedung PKK di Suak Indrapuri, Meulaboh.

"Pendekatan seni terhadap upaya pengurangan risiko, sangat cocok untuk daerah rawan bencana alam seperti di Aceh Barat dan sekitarnya," kata Ketua Dewan Kesenian Aceh Barat (DKAB), HT Ahmad Dadek.


Menurutnya, upaya para pelaku seni di daerah ini untuk menyadarkan masyarakat terhadep prosesi bernamaa dan penanganannya yang sangat membantu pemerintah daerah yang juga memiliki visi yang sama terhadap pembangunan masyarakat sadar bencana.

Tongkang Temuan Di Lelang

MEULABOH – Komandan Pos TNI-AL, Letda Laut Sujatmoko menyatakan, sebuah kapal tongkang yang ditemukan nelayan Aceh Barat di laut Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) pada Juli 2014 silam, segera dilelang oleh lembaga lelang negara, dan sudah mendapat persetujuan dari
pengadilan setempat.

Ia menyampaikan hal ini menanggapi desakan nelayan agar tongkang tersebut dikembalikan untuk nelayan yang menemukannya. "Pengadilan mengatakan harus dilelang, karena ini merupakan barang temuan," kata Sujatmoko.


Sementara itu, 10 nelayan dan lembaga Panglima Laot Aceh Barat, Selasa (10/3) siang, kembali mendatangi gedung DPRK mempertanyakan status tongkang bermuatan 80 ton yang berisi dua kontainer berisi peralatan pengeboran lepas pantai itu.

Mereka berharap, jika tongkang itu dilelang dan uangnya masuk kas negara, maka Lembaga Adat Laot setempat yang juga perpanjangan tangan pemerintah, merupakan pihak yang paling berhak atas barang temuan tersebut.

Jembatan Gantung Rusak Berat

BIREUEN – Lantai jembatan gantung ukuran 2 x 30 meter di Gampong Meureubo, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, rusak berat. Meski kerusakan sudah terjadi beberapa tahun terakhir hingga kini jembatan yang dibangun tahun 1992 itu belum diperbaiki, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintasinya.

Amatan Aceh-gayo.blogspot.com, Sabtu (14/3), hampir semua papan lantai jembatan sudah lapuk dimakan usia dan beberapa tiang penyangganya juga sudah copot. Terlihat ada beberapa lembar papan yang diletakkan warga untuk menutupi lubang lantai jembatan yang menganga.

Sementara itu, setiap warga yang melintas di jembatan gantung itu, sangat berhati-hati agar tidak terperosok. Warga yang melintas menggunakan kendaraan roda dua terpaksa mendorong kendaraannya, sementara kendaraan roda empat tidak terlihat melintas di jembatan gantung tersebut. Beberapa warga mengaku sudah berulang kali mengusulkan dana perbaikan dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan dan kabupaten agar dapat dianggarkan dana perbaikan, namun hingga kini belum ada realisasinya.

Bahkan dua hari lalu, Bupati Bireuen Ruslan Daud bersama Wakil Ketua DPRK Bireuen Attahillah dan Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Perumahan Rakyat, Fadli serta rombongan turun langsung melihat jembatan tersebut.

"Dengan turunnya bupati dan wakil bupati serta pihak dinas terkait ke jembatan gantung itu, kami berharap agar segera diperbaiki, sehingga dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat, karena jembatan itu sebagai sarana akses utama menuju desa kami." ujar M Nasir. Warga Meureubo.


Selain jebatan gantung tersebut, satu unit jembatan beton di lintas utama Gampong Meureubo yang rusak dihantam barjir tahun lalu, juga diperbaiki. Warga terpaksa membangun jembatan darurat dengan pohon kelapa. Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Perumahan Rakyat Bireuen, Fadli mengatakan, tahun ini, pihaknya akan menggantikan jembatan gantung Meureubo dengan jembatan beton. "Dua jembatan itu akan kami perbaiki dalam tahun ini dengan anggaran APBK dan sumber lainnya, " janji Fadli.

13 Imam Teladan Dapat Penghargaan Pemko Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Syariat Islam. Sabtu (14/3) menetapkan 13 imam garnpong dan imam masjid teladan pada proses pemilihan yang berlalgsurng di Gedung Hasbi Ash Shiddiery. Selain piala, 13 imam tersebut diberangkatkan umrah gratis. Sedangkan pembagian piala bagi pemenang dilakukan Wakil Wali Kota Lhokserrmawe, Nazaruddin.

Dari sembilan imam teladan tingkat gampong itu, juara umum diraih Tgk Abdul Muthalib (imam Gampong Mon Geudong, Banda Sakti), disusul Syarifuddin Abdullah (Imam gampong Simpang Empat, Banda Sakti), Tgk Afifuddin Daud (imam Meunasah Mee. Muara Dua). Tgk Zarkalyi Salam (imam Panggoi, Muara Dua), Tgk Ilyas Daud (Imam Meuasah manyang, Muara Satu), Tgk Abdulrrahman S (Imam Ujong Pacu, Muara Satu), Tgk M Taib (Imam Keude Punteut, Blang Mangat), Tgk M Jamil (imam Blang We Baioh, Blang Mangat) dan Tgk Abdullah Mant'ak (imam Blang weu Panjong. Blang Mangat).

Sedangkan empat imam masjid teladan diberikan kepada Tgk Harufiah Ma'auwah (imam Masjid Samada lhon Geudong, Banda Sakti). Tgk Abdussalam (imam Masjid At-Taqwa Desa Masjid Penteut, Blang Mangat), Tgk Fauzan SAg (imam Masjid Raudhatul Jamah Desa Alue Awe Kecamatan Muara Dua) dan Tgk Mahdi (imam Masjid At- Taqwa Desa Meuria Paloh Kecamatan Muara Satu).


Kepala Dinas Syariat Islam Lhokseumawe, Zulkifli menyebutkan, untuk pemilihan imam teladan tahun ini diikuti 100 peserta, yakni 56 imam garnpong dan 44 imam masjid. Bagi seluruh peserta mengikuti sejumjah sesi tes oleh dewan juri yang diketuai Tgk H Zulkifli Juned dari tanggal 11 hingga 15 Maret 2015. "Hasil keputusan dewan juri mutlak, dan bagi 13 imam teladan yang terpilih direncanakan akan diberangkatkan umrah secara gratis bulan depan," ujar Zulkifli.

PGRI Bireuen Gelar Konferda

BIREUEN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bireuen menggelar Konferensi daerah (Konferda) ke-10, di Aula Sekolah Sukma Bangsa, Kabupaten Bireuen, Sabtu (14/3). Konferda yang dibuka Sekdakab Bireuen, Ir Zulkifli SP itu diikuti ratusan guru di Kabupaten
Bireuen.

Ketua Panitia Konferda, Jailani SPd MPd kepada Aceh-gayo.blogspot.com mengatakan, Konferda ke-10 itu untuk memilih ketua dan pengums PGRI Bireuen periode 2015-2020. Namun hingga pukul 16.00 WIB kemarin, belum ada calon ketua dan pengurus PGRI yang terpilih.

"Dari 17 kecamatan terdapat 17 pengurus cabang PGRI, masing-masing kecamatan mengirim lima utusan yang berhak untuk memilih ketua PGRI tingkat kabupaten, namun hingga petang kemarin belum ada calon yang akan kami pilih," kata Jailani yang didampingi Sekretaris Panitia, Fahrizal B SPd.

Dikatakan Jailani, siapa pun calon dan ketua PGRI terpilih, diharapkan dapat bekerjasama dan saling berkoordinasi dengan seluruh guru serta mampu menampung aspirasi guru di Bireuen.


Konierda ke-10 PGRI Bireuen kemarin juga dihadiri Ketua PGRI Aceh, Ramli Rasyid serta beberapa pengurusnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen Nasrul Yuliansyah, Kepala Kantor Kementerian Agama Bireuen Maiyusri, serta undangan.

Ratusan Murid Ikuti Lomba Pramuka

BIREUEN - Hari ini, Minggu (15/3) ratusan murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) anggota pramuka siaga ikut berbagai perlombaan kegiatan pramuka madrasah di lapangan bola kaki, Gampong Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

"Hari pertama sampai kemarin, anggota pramuka penggalang dan penegak yang ikut lomba, sedangkan hari ini adalah anggota pramuka siaga dari MI yang akan mengikuti berbagai perlombaan," kata ketua panitia, Efendi SPd yang didampingi Kasie Pendidikan Agama Islam, Kanmenag Bireuen, Anis SAg kepada Aceh-gayo.blogspot.com Sabtu (14/3).

Perlombaan yang diikuti para anggota pramuka siaga antara lain hafalan surat pendek di mushalla dan masjid desa setempat, lomba dai cilik di ruang MIN Cot Keutapang Alue Limeng, Pelatihan Baris-berbairis (PBB) dasar, games dan outbond pramuka di lapangan utama. Kemudian lomba mewarnai digelar di halaman sekolah.

Sementara itu, perlombaan untuk penggalang dan penegak yang berlangsung Sabtu kemarin dan diikuti hampir seluruh perwakilan pramuka masing-masing sekolah yaitu harta karya anggota pramuka, lomba yel-yel pramuka, games dan outbond.

Selain itu, final beberapa perlombaan yang sudah berlangsung beberapa hari lalu, namun belum selesai dilaksanakan seperti MTQ, syarhil Quran dan lainnya. Fokus kegiatan perlombaan hari ini adalah untuk anggota pramuka siaga dari seluruh pelajar MI di beberapa tempat, sedangkan untuk penggalang dan penegak hanya menunggu final.


Berbagai kegiatan perlombaan diperkirakan selesai Minggu tanggal 15 Maret siang dan penutupan diperkirakan pukul 16.00 WIB. "Bila tidak ada halangan pengumuman juara berbagai cabang lomba dapal disampaikan pada saat penutupan sore hari. Penutupan dilakukan oleh Kankemenag Bireuen. Drs Mailrusri," ujar Efendi.

Pemerintah Galus Minta Bank Modalkan Pinjaman Lunak Pada Petani Sere

BLANGKEJEREN – Puluhan petani dan pedagang penampung minyak sere wangi dan nilam menemui Bupati Gayo Lues (Galus), Ibml Hasim di Balai Musara Blangkejeren, Rabu (11/3) sore. Mereka meminta pemerintah dapat memberikan bantuan modal usaha dan pemasaran yang jelas, sehingga informasi harga dan lainnya dapat diketahui dengan tepat.

Dalam pertemuan itu, seusai pembukaan pameran pembangunan, bupati didampingi Direktur Pemasaran Bank Aceh, Zakaria dan Pimpinan Bank Aceh Cabang Blangkejeren, Jamaluddin menemui para petani dan pedagang. Sedangkan hasil pertemuan, Bank Aceh akan memberikan pinjaman ringan, tetapi harus melalui kajian di lapangan.

Dilaporkan, sere wangi dan nilam telah menjadi komoditi unggulan masyarakat sejak digalakkan Pemkab Galus beberapa tahun lalu, di bawah pimpinan Bupati lbnu Hasim. Dalam pertemuan itu, Ibnu Hasim mengakui para petani sere membutuhkan modal usaha, selain pemasaran yang jelas. Dia menyatakan pihalarya akan terus berupaya mengalihkan cara penyulingan minyak sere, dari mengunakan bahan kayu bakar ke pola modern.

Bupati berharap, ada pihak ketiga selaku pemodal dan membantu pemasaran minyak sere, seperti Bank Aceh agar bisa menjalin kerjasama dengan Pemkab Galus dan petani sere. "Bantuan dari pemerintah masih sangat minim, sehingga belum dapat disalurkan kepada seluruh petani sere dan nilam," ujarnya.

Sedangkan Direktur Pemasaran Bank Aceh, Zakaria mengatakan pihaknya menyadari kalau selama ini, bantuan pinjaman diberikan kepada PNS yang tidak masuk sektor produktif, tetapi Laporan. Dia juga mengakui, para petani dan pedagang sere membutuhkan modal dalam mengembangkan usahanya lebih besar atau sebagai dana awal usaha. "Pihak perbankan (Ranli Aceh-red) akan berupaya membantu petani dan pedagang penampung hasil minyak sere wangi dan nilam dalam bentuk pinjaman ringan yang sifatnya tidak memberatkan," sebut Zakaria.


Sementara, pameran pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-13 Kabupaten Gayo Lues yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, UKM resmi dibuka Bupati Ibnu Hasim, Rabu (11/3). Dari berbagai komoditi pertanian yang dipamerkan bupati memuji para petani sere wangi yang telah berhasil mengembangkan komotliti itu sebagai unggulan daerah.

Friday

Pemerintah Tidak Serius Memberantas Mafia Mopen Ilegal

MEULABOH - Sebanyak 25 sopir dan petugas loket L-300 di Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (12/3) mendatangi gedung DPRK setempat, meminta Pemkab dan lembaga terkait di Aceh Barat, serius menertibkan mobil penumpang ilegal berupa kijang rental/travel yang kini kembali marak beroperasi di wilayah itu.

"Pemerintah tidak serius. Buktinya, penertiban oleh tim terpadu yang dilakukan selama ini tidak tuntas. Sehingga mopen ilegal kembali leluasa mengangkut penumpang;" kata Agus Mulyadi, perwakilan awak L300 di Aceh Barat. Pertemuan di gedung dewan itu dipimpin Ketua Komisi C, Herman Abdullah, dihadiri Kadishubtel, Syahluna Polem, Kadis Koperasi UKM Perindag, Adami Umar, dan pejabat dari Kantor Perinzinan Tarpadu.

"Kami minta.penertiban ini dilakukan dengan tuntas dan tidak berlarut-larut," kata Agus. Karena, meski pernah dirazia dan ditertibkan, sejumlah mopen ilegal (berpelat hitam) itu tetap saja beroperasi mengangkut penumpang.


Padahal telah ada perjanjian yang melarang mereka beropeasi sebagai armada penumpang. Ketua Komisi C DPRK, Herman menyatakan, DPRK memberikan rekomendasi terhadap penertiban kendaraan yang tidak dibenarkan aturan. "Kami mendukung, kendaraan berpelat hitam yang membawa penumpang harus ditertibkan, Katanya.

RSUCM Peringati Hari Ginjal Sedunia

LHOKSEUMAWE – Tenaga medis dari Unit Hemodialisis Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara dan Rumah Sakit Arun Lhokseumawe, Kamis (12/3) membagikan brosur tentang penyakit ginjal kronis kepada masyarakat di sejumlah titik di wilayah Kota Lhokseumawe.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia yang diperingati setiap 12 Maret. Penanggungjawab Unit Hemodialisis RSUCM dan RS Arun, dr Rahmawati A Latif SpPD-KGH menjelaskan pembagian brosur tersebut dilakukan di Kantor Bupati Aceh Utara, Kantor Wali Kota Lhokseumawe, warung kopi, pengguna jalan, dan keluarga pasien di RSUCM. Tujuannya, untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan ginjalnya.


Ditambahkan, pihaknya dalam wakhr dekat juga akan menggelar simposium sehari bagi perawat hemodialisis dan ceramah umum kepada pegawai di lingkungan Setdakab Aceh Utara dan Setdako Lhokseumawe.

Pemuka Agama Non-Islam Buat Pernyataan

LHOKSEUMAWE - Pemuka dari empat agama non-Islam di Lhokseumawe, Kamis (12/4) menyerahkan surat pernyataan bersama ke Kantor Kesbangpol dan Linmas setempat. Surat itu merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan antara Kesbangpol, MPU, tokoh agama non-Islam dan Pihak terkait lainnya pada awal Februari 2015 yang membahas masalah temuan sejurnlah buku dan compact disc (CD) berisi pesan-pesan kristenisasi di Lhokseumawe.

Keempat Pemuka agama yang meneken surat Pernyataan itu adalah Matius, pimpinan Agama Kristen (GMI), Kalim, Pimpinan Agama Khatotlik, Bestari Lautama, Pimpinan Agama Budha, dan Betty Isabella Manurung bertindak sebagai Pimpinan HKBP.

Kepala KesbangPol dan Linmas Lhokseumawe, Taufan menjelaskan, surat itu berisikan empat poin yaitu mereka mendukung Penuh upaya Pemko Lhokseumawe dalam memelihara ketenteraman dan ketertiban kehidupan umat beragama, tidak bertanggungjawab atas beredarnya buku-buku penistaan agama, tak Pernah dan tak akan pernah bekerja sama dengan LSM yang melakukan aktivitas terselubung tanpa tujuan yang jelas, dan mereka bersedia menyarnpaikan informasi bila ada pihak-pihak yang sengaja ingin merusak kerukunan umat beragama yang selama ini sudah terjalin dengan baik.


"Kita beri apresiasi kepada Pimpinan empat agama non-Islam yang sudah membuat surat perrtyatan ini dengan harapan kerukunan umat beragama di Lhokseumawe terus berjalan dengan baik seperti sekarang," pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejak pertengahan Desember 2014 sampai akhir Januari 2015” MPU Lhokseumawe menerima lima buku dan tiga CD berisi pesan-pesan kristenisasi dari empat warga. Buku dan CD itu ditemukan di dekat Pagar sekolah dan dikirim via Pos.